Minggu, 03 Agustus 2014

Pelangi Sebelum Hujan

Tiap bait kau gorekan,
Hingga terukir jelas.
Titik demi titik kau sudutkan diantara sisi yg saling bergantungan.
Kau membuatku memejamkan mata, saat tak sanggup aku menahan luka.
Kau sebut aku bidadari, tapi kau percikan awan tempat ku berpijak dgn darah ku.
Aku ingin terbang, namun sayapku tak mampu.
Kau terlalu tinggi kugapai dgn sebelah sayap ini.

Hanya memejamkan mata, tuk menghapus air mata.
Yg pada kenyataanya tangan ku ini tlah hancur melebur.
Bukan hanya menggenggam, tp menyentuhmu seakan aku tak sanggup.

Berjanjilah, akan kau tarik pundak ini.
Dan kau bawa jasat ku tuk slalu kau peluk.
Pacu jantung yg berhenti tanpamu, membuat ku lumpuh.
Sayatan pun takkan terasa.
Bila kenyataannya aku harus kehilangan mu.
•061209

Tidak ada komentar:

Posting Komentar